31 December 2008

Room for Improvement : Empathy

Inspiring article
By: Andy F. Noya

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya terlalu asyik menyantap makanan.

Namun malam itu saya bisa melihat sesuatu yang selama ini seakan tak terlihat. Saya melihat bagaimana pelayan restoran itu membersihkan sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan yang sebenarnya biasa-biasa saja. Tetapi, mungkin karena malam itu mata hati saya yang melihat, pemandangan tersebut menjadi istimewa.

Melihat tumpukan sisa makan di atas salah satu meja yang sedang dibersihkan, saya bertanya-tanya dalam hati: siapa sebenarnya yang baru saja bersantap di meja itu? Kalau dilihat dari sisa-sisa makanan yang berserakan, tampaknya rombongan yang cukup besar. Tetapi yang menarik perhatian saya adalah bagaimana rombongan itu meninggalkan sampah bekas makanan.

Sungguh pemandangan yang menjijikan. Tulang-tulang ayam berserakan di atas meja. Padahal ada kotak-kotak karton yang bisa dijadikan tempat sampah. Nasi di sana-sini. Belum lagi di bawah kolong meja juga kotor oleh tumpahan remah-remah. Mungkin rombongan itu membawa anak-anak.

Meja tersebut bagaikan ladang pembantaian. Tulang belulang berserakan. Saya tidak habis pikir bagaimana mereka begitu tega meninggalkan sampah berserakan seperti itu. Tak terpikir oleh mereka betapa sisa-sisa makanan yang menjijikan itu harus dibersihkan oleh seseorang, walau dia seorang pelayan sekalipun.

Sejak malam itu saya mengambil keputusan untuk membuang sendiri sisa makanan jika bersantap di restoran semacam itu. Saya juga meminta anak-anak melakukan hal yang sama. Awalnya tidak mudah. Sebelum ini saya juga pernah melakukannya.

Tetapi perbuatan saya itu justru menjadi tertawaan teman-teman. Saya dibilang sok kebaratan-baratan. Sok menunjukkan pernah keluar negeri. Sebab di banyak negara, terutama di Eropa dan Amerika, sudah jamak pelanggan membuang sendiri sisa makanan ke tong sampah. Pelayan terbatas karena tenaga kerja mahal.

Sebenarnya tidak terlalu sulit membersihkan sisa-sisa makanan kita. Tinggal meringkas lalu membuangnya di tempat sampah. Cuma butuh beberapa menit. Sebuah perbuatan kecil. Tetapi jika semua orang melakukannya, artinya akan besar sekali bagi para pelayan restoran.

Saya pernah membaca sebuah buku tentang perbuatan kecil yang punya arti besar. Termasuk kisah seorang bapak yang mengajak anaknya untuk membersihkan sampah di sebuah tanah kosong di kompleks rumah mereka. Karena setiap hari warga kompleks melihat sang bapak dan anaknya membersihkan sampah di situ, lama-lama mereka malu hati untuk membuang sampah di situ.

Belakangan seluruh warga bahkan tergerak untuk mengikuti jejak sang bapak itu dan ujung-ujungnya lingkungan perumahan menjadi bersih dan sehat. Padahal tidak ada satu kata pun dari bapak tersebut. Tidak ada slogan, umbul-umbul, apalagi spanduk atau baliho. Dia hanya memberikan keteladanan. Keteladanan kecil yang berdampak besar.

Saya juga pernah membaca cerita tentang kekuatan senyum. Jika saja setiap orang memberi senyum kepada paling sedikit satu orang yang dijumpainya hari itu, maka dampaknya akan luar biasa. Orang yang mendapat senyum akan merasa bahagia. Dia lalu akan tersenyum pada orang lain yang dijumpainya. Begitu seterusnya, sehingga senyum tadi meluas kepada banyak orang. Padahal asal mulanya hanya dari satu orang yang tersenyum.

Terilhami oleh sebuah cerita di sebuah buku "Chicken Soup", saya kerap membayar karcis tol bagi mobil di belakang saya. Tidak perduli siapa di belakang. Sebab dari cerita di buku itu, orang di belakang saya pasti akan merasa mendapat kejutan. Kejutan yang menyenangkan. Jika hari itu dia bahagia, maka harinya yang indah akan membuat dia menyebarkan virus kebahagiaan tersebut kepada orang-orang yang dia temui hari itu. Saya berharap virus itu dapat menyebar ke banyak orang.

Bayangkan jika Anda memberi pujian yang tulus bagi minimal satu orang setiap hari. Pujian itu akan memberi efek berantai ketika orang yang Anda puji merasa bahagia dan menularkan virus kebahagiaan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.

Anak saya yang di SD selalu mengingatkan jika saya lupa mengucapkan kata "terima kasih" saat petugas jalan tol memberikan karcis dan uang kembalian. Menurut dia, kata "terima kasih" merupakan "magic words" yang akan membuat orang lain senang. Begitu juga kata "tolong" ketika kita meminta bantuan orang lain, misalnya pembantu rumah tangga kita.

Dulu saya sering marah jika ada angkutan umum, misalnya bus, mikrolet, bajaj, atau angkot seenaknya menyerobot mobil saya. Sampai suatu hari istri saya mengingatkan bahwa saya harus berempati pada mereka. Para supir kendaraan umum itu harus berjuang untuk mengejar setoran. "Sementara kamu kan tidak mengejar setoran?'' Nasihat itu diperoleh istri saya dari sebuah tulisan almarhum Romo Mangunwijaya. Sejak saat itu, jika ada kendaraan umum yang menyerobot seenak udelnya, saya segera teringat nasihat istri tersebut.

Saya membayangkan, alangkah indahnya hidup kita jika kita dapat membuat orang lain bahagia. Alangkah menyenangkannya jika kita bisa berempati pada perasaan orang lain. Betapa bahagianya jika kita menyadari dengan membuang sisa makanan kita di restoran cepat saji, kita sudah meringankan pekerjaan pelayan restoran.

Begitu juga dengan tidak membuang karcis tol begitu saja setelah membayar, kita sudah meringankan beban petugas kebersihan. Dengan tidak membuang permen karet sembarangan, kita sudah menghindari orang dari perasaan kesal karena sepatu atau celananya lengket kena permen karet.

Kita sering mengaku bangsa yang berbudaya tinggi tetapi berapa banyak di antara kita yang ketika berada di tempat-tempat publik, ketika membuka pintu, menahannya sebentar dan menoleh ke belakang untuk berjaga-jaga apakah ada orang lain di belakang kita? Saya pribadi sering melihat orang yang membuka pintu lalu melepaskannya begitu saja tanpa perduli orang di belakangnya terbentur oleh pintu tersebut.

Jika kita mau, banyak hal kecil bisa kita lakukan. Hal yang tidak memberatkan kita tetapi besar artinya bagi orang lain. Mulailah dari hal-hal kecil-kecil. Mulailah dari diri Anda lebih dulu.

Mulailah sekarang juga.

26 December 2008

For the Love I Found in You....

Dearest Mom,

Thank you for all that you are and for the love I found in you... Wishing I can make all your dreams come true..


Loves.. Loves.. Loves..

Yulie
*mstnya buat tgl 22 kemarin*

23 December 2008

Target of the Day

1. Goin to Semanggi Specialist Clinic - get a medical treatment for my ISPA. *checked*
2. Having prepayment for 3 times of HPV Vaccine - will be reimbursed as medical expenses *checked*
3. Finally finalising my performance appraisal -discussing and debating-, that really bothering me lately... yah, u can guess the result.. *finally checked*
4. Taking my newly body repairing car from Arthas Kemang -akhirnya kelar juga dipoles-.. *not yet, will be done at lunch, tomorrow*
5. Doing testing and reviewing of Philips DC200, cos I want to buy it.. Picture is as below:

Hehehe.. Keren kan...?? Here's the review.. Hopefully, worth for every penny *checked* Besok beli aaah.. as a gift for my self.. ;p
6. Doin testing and reviewing of Sennheiser or Philips yaa.. Got confused.

22 December 2008

Sorry for the Inconvenience...

saya lagi SAKIT. ga tau apa situ, seharian badan panas, batuk2 mulu, bersin2, ingusan.. *eeeeuuuhh* n pake acara keluar keringet dingin lagi. mo pengsan rasanya pas nungguin bus mo pulang.

i want a day of sickleave..

bukan cuma karena sakit, yang membuat keadaan hati saya jadi ga enak begini, tapi saya juga muak. bukan muak sama kerjaan, tapi lebih pada suatu keadaan yang saya rasa jika hal terakhir ini tidak berujung baik, maka saya tidak akan dapat memberikan toleransi yang lebih lagi.

beberapa kali, saya merasakan suatu keadaan yang tidak nyaman dan beberapa kali itu pula akhirnya saya mencari jalan yang lain, keadaan yang sama sekali baru buat saya. saya bukan tipe orang yang mudah menyerah pada keadaan yang ada, tapi saya justru merasa pejuang, karena saya ga mau menyerah pada keadaan yang ada dan ga tau harus berbuat apa. saya merasa ini hidup saya dan saya harus melawan ketidaknyamanan yang ada, saya harus memperjuangkan hak-hak saya, yang tentunya saya yakin saya sudah memenuhi semua kewajiban yang memang harus saya penuhi dan saya tidak mau makin lama makin tenggelam dalam keadaan ini. tapi apakah kali ini saya akan berbuat hal yang sama? yah mari kita lihat saja, apakah ujungnya ini akan baik atau tidak.

pfiiiiuh, cerita saya kali ini agak berat memang dan saya baru sempat ngeblogging, karena kesibukan yang begitu padat belakangan.

seminggu yang lalu, saya nginep di kantor, for the first in my life, SAYA NGINEP DI KANTOR, TIDAK TIDUR, NGUTAK-NGATIK ANGKA TERUS DAN BARU PULANG KEESOKAN PAGINYA. kemarin ini, saya harus menyelesaikan budget buat perusahaan saya doang, maupun konsolidasi, secara perusahaan tempat saya bekerja punya satu anak perusahaan. buat saya, pencapaian ini adalah suatu hal yang luar binasa karena saya udah dikasi kepercayaan sama sang big boss, secara si big boss langsung ngomong ke saya dan memang dikerjakan bener2 secara mendadak dengan 2 versi. yup, 2 versi beibeh. si anak perusahaan aja baru kasi data hari kamis dan saya harus ngelarinnya hari sabtu, supaya senin bisa dipake buat meeting n diapprove sama BoC. belum lagi, terjadi perubahan sampai dengan hari rabu di minggu selanjutnya, yang akhirnya setelah hari rabu itu, saya bias bernafas lega.

bukan.. lagi-lagi bukan saya ga suka kerjaan ini. justru saya suka kerjaan yang kayak gini, yang membutuhkan analisa-analisa, masukin asumsi-asumsi n make sure semua asumsi yang saya gunakan itu udah bener dan reasonable. I'M A DETAILED-MINDED AND PROCESS-ORIENTED PERSON. So, buat saya yang penting itu adalah isi dari pekerjaan itu sendiri, bukan hanya hasil akhirnya saja.

yang bikin kondisi hati ini jadi jelek adalah setelah weekend yang kelam itu, berturut-turut saya jadi sakit. dimulai dengan sakit maag di hari minggu dan kram perut selama weekdays selanjutnya. belum lagi abis begadang itu timbul jrewi banyak banget. sintiiing, saya rasa saya bener2 stress minggu itu.

seandainya aja ga ada suatu keadaaan yang tidak nyaman, mungkin sampai saat ini saya masih menyukai apa yang ada sekarang.

lanjut lagi besok ya... *saya ngantuk.. *

12 December 2008

Wish Me Luck!!

I had a very bad day yesterday, but hopefully this beginning of weekend will be a great day. Wish me luck.. I will update you soon cos I have an anger to talk.

08 December 2008

Blogging was Never So Much Fun

Long weekend akan segera berakhir neeh dan besok akan dimulai lg hari baru gw.. Kenapa baru karena gw akan stay di karantina SAP di lantai 15, trus gw akan ngebis lagi krn mobil gw masup bengkel dalam rangka penyembuhan, trus juga gw akan keilangan suatu rasa yang belakangan mengisi hari-hari gw dg senyuman.. Yah, sebelum gw terlanjur lebih dalam jatuhnya, mending gw sadar sekarang.. *yaah curcol..*

Hahaha.. Yah, mostly blog gw ini isinya curcol yee.. Maap kalo yg baca ngrasa blog gw ngebosenin.. Tapi janji deh, gw akan berusaha lebih baik lagi untuk bikin blog gw jadi indah n enak dibaca. Secara juga, umurnya masi 2 bulan, maklumlah kalo isinya cuma begini aja.. Oia, gw belum banyak nulis sendiri, abis posisi kompie di rumah ga nyaman buat ngetik lama-lama, apalagi buat cari inspirasi.

Prioritas utama gw saat ini adalah memindahkan isi blog gw di friendster ke sini. Makanya, bisa banyak borong postingan dalam satu hari. Hehehe.. Blog lama gw closed karena terlalu banyak kenangan disitu. Gw hanya akan tinggalin lirik-lirik lagu yang biasanya jadi soundtrack idup gw saat itu.

Dua hari ini gw aktip banget ngeblog, nambahin aksesoris ini itu di blog gw kyk plurk, shoutmix, facebook badge *hore asli gw seneng bgt akhirnya bisa bikin badge ini*, banner dan link-link penting ga penting. Pokoknya, gw akan memulai hari gw dengan blog gw, email kantor dan ym. Ibarat kata blog gw akan jadi pintu kemana saja. Mau yang serius2, nyangkut kerjaan ada linknya, mau genit2an dengan fashion dan mekap juga tersedia, dll. yang mungkin akan gw tambahkan dalam waktu dekat.

Konsep blognya apa? Buat gw punya 1 blog aja juga udah susah ngurusnya, apalagi kalo mo dispesifik-in. Buat gw, blog gw ini adalah kejujuran gw. Bukan berarti gw ga jujur di tempat lain, tapi mungkin gw belum bisa bicara banyak. Gw ga sangka blogging akan sangat menyenangkan seperti ini. Baca tulisan di blog orang juga begitu menyenangkan dan menghibur belakangan ini.

Gw akan mulai aktif ngeblogging mulai sekarang, cuma ada satu yang kurang. Kalo uda pake blekberi pasti lebih menyenangkan, sama satu lagi, jempol bakalan kapalan neeh.. Mudah2an bentar lagi udah bisa blekberi-an de.. Blogging was never so much fun.

Four People You'll Meet in Life

Life is the process of finding love; every person will need to find four people in their life.

First person is you.

Second person is the one you love most.

Third person is the one who love you most.

And the fourth is the one you spend the rest of your life with.

In life, firstly you will meet with the one you love most, and learn how love feels. Because you know how love feels, so you can find the person who loves you most. When you have experienced the feeling of loving others and being loved, you will then know what it is you need most. Then you will find the person who is most suitable for you, to be able to spend the rest of your life with.

Sadly, in real life, these three people are usually not the same person. The one you love most doesn't love you. The one, who love you most, is never the one you love most. And the one you spend your life with, is never the one you love most or the one who love you most. He is just the person who happens to be at the right place at the right time.

Which person are you in other people's life?

No person will purposely have a change of heart. At the point in time when he loves you, he really loves you. But when he doesn't love you anymore, he really doesn't love you anymore. When he loves you, he can't pretend that he doesn't. Same goes, when he loves you no more, there's no way he can pretend he loves you.

When a person doesn't love you and wants to leave you, you must ask yourself if you still love him. If you also don't love him anymore, do not keep him just to save your pride. If you still love him, you should wish him happiness, and hope that he will be with the one he loves most, not stop him from it. If you stop him from finding true happiness with the one he loves, it shows you already don't love him. And if you don't love him, what rights do you have to blame him for a change of heart?

Love is not possessive.

If you like the moon, you can't just take it down and put it in your basin, but the moonlight still shines upon you. In other words, when you love a person, you can use another method of possessing the person. Let him become a permanent memory in you life. If you really love a person, you must love him for what he is. Love him for his good points, and the bad. You can't wish for him to become like what you like him to be just because you love him. If he can't change to become what you like him to be, you don't love him anymore.

When you really love a person, you cannot find a reason why you love him. You only know that no matter when and where, good mood or bad mood, you will wish to have this person be with you. Real love is when two people can go through the toughest problems without asking for promises or listing criteria. In a relationship, you have to put in effort and give in at times, not always be on the receiving end. Being away from each other is a type of test. If the relationship isn't strong, then you can only admit defeat. Real love will never become hate.

When two people are in love, they love to ask each other to swear, to make promises. Why do they ask each other to swear and promise? Because they don't trust each other, they don't trust their lover. These swear and promises are useless; Till the sky falls, till the ocean dry, my love for you will never change! We all know that the sky will never fall; the ocean will never dry. Even if it does happen, are we still alive by then?

Be careful when making promises; don't make promises that you cannot keep. Swear by things that can never happen, because it can never happen, so no harm just saying it casually.

Remember, swearing by things that can never happen are the most touching!! In a relationship, what you say is one thing, but what you do is another;

The one saying, doesn't believe; the one listening, also doesn't believe.

First published in Yulie's Friendster Blog on 9 May 2006

Do I Need a Reason

Do I Need a Reason
Artist(Band) : D'Sound

Today when I saw you
I knew it was just like the first time
When you met my eyes I came close
And I felt like the first time

* yeaa... it happenned to me couple days ago, after years not seeing each other *

To hold back my fear
and feel you so near
I’ve never been this far before
To hold back my fear
and feel you so near
I’m scared of falling into deep this time

* sadar ga sadar... gw menikmati keberadaannya, kata2 manisnya, becandaannya, perhatian2 kecilnya mulai mengikis kehampaan gw, ketakutan gw... i enjoyed this feeling but i was also scared of loosing.. *

Do I need a reason to tell you why
I’m singing you this song
Do I need a reason to show you that
I know where I belong
Whenever I am weary I lean on
this feeling that I have
I am so much stronger now
Thankful, yes I am

* being stronger.. that's what i'm doing some years behind.. need a courage to decide what makes a real happiness and honesty.. being honest to my self was really hard.. but i never regret what was happened years ago... if i have to be so much stronger now, this might be only a little part of my journey *

Today I’ll renounce them,
the doubts and the fears I’ve been nursing
I’ll fly like a moth to the flame
and I’ll feel like the first time

To hold back my fear
and let you come near
I’ve never been this far before
To hold back my fear
and let you come near
I’m ‘fraid of loosing and still I go

* Ya Allah.. Ya Rabbi... Jangan biarkan aku terlena dalam rasa ini... Bukakan jalannya agar dia berkembang dengan sendirinya... Berikan aku keikhlasan, kesabaran dan ketulusan hati.. Amin Ya Rabbal Alamin *

L.O.V.E

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you adore

Can love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart but please don't break it
Love was made for me and you

I have another sharing about what we called L.O.V.E.
Have a nice readings

Learn to love the people who are with you at present. Forget the people in the past and thank them for hurting you, which led you to love the people you have right now.

When you love someone, you'll do crazy things you can't explain, you'll deny the truth and believe in lies. When you love someone, you sacrifice, give everything you've got and don't think twice. You risk it all no matter what...

Everything in life is temporary, because everything changes.

That is why it takes courage to love, knowing it might end anytime. Having faith will make it last...

Friends are not the one who laugh when you laugh and cry when you cry. They are the ones who make you laugh and stop you from crying...

Love is the feeling we fall in and out of, and every time we fall of, we learn to hold on tighter, hoping that next time we may never have to let go...

They say when love knocks at your door, open it. But do you know that sometimes love enters through the back door and before you begin to notice it, it's on it's way out...

Have you ever loved only to let it go?

Have you hated someone and loved him so?

Have you ever missed someone so bad it made you cry?

Have you ever seen someone left alone without knowing why?

True: Lucky is the man who wins the first love of a woman, but luckier is the woman who wins the last love of a man...

Love is not the right word to say when you fell guilty nor the right word to say when you like a person but love really matters when we share our thoughts, our minds and our hearts...

Life has a way of changing things but not the joy that friendship brings, for friendship is like the shinning moon makes each night a brighter one.

Love is not for beauty or color of skin but for a heart that is loyal within, for beauty fades and...

The skin would grow old but a heart that is loyal will never turn cold...

If someone hurts you, betrays you or break your heart, forgive them for they have helped you learn about trust and the importance of being cautious to whom you open your heart.

A love is easy to feel, so hard to explain, so easy to get, so hard to let go, so easy to spell, so hard to define and yet everyone is still taking the risk...

That's love !

We are all a little weird and life's a little weird and when we find someone whose weirdness is compatible with ours, we join up with them and fall in love in mutual weirdness and call it LOVE!...

Never be afraid to fall in love. It may hurt a lot, it may gives aches and pain but if you don't follow your heart, in the end you will cry even more for not giving love a chance...

Don't run ahead of God. Let Him direct your steps. He has plans and He has His time. God's clock is never one minute early nor one minute late. It always strikes right on time...

If someone love you, love them back not only because they love you, but also because they are teaching you to love and opening your heart and eyes to things you have never seen or felt without them...

The past is meant to be used as a tool for the future. Bad experience indeed make you bitter but the lesson learned should make you better.

On letting go, it hurt to see someone you love happy with somebody else but wouldn't it hurt you more to see that person unhappy... with you?...

When you find arms that will hold you at your weakest, eyes that will see at your ugliest, lips that will kiss you in both instances, and a heart that will love you at your worst then you have found TRUE LOVE...

Someday, someone might come into your life and love you in a way you always wanted.

If your someday was yesterday... LEARN

If your someday is tomorow... HOPE

If your someday is today.. CHERISH

First published in Yulie's Friendster Blog on 7 Sept 2007

Carilah Dia yang Membuat Hatimu Tersenyum

Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika kita merindukan seseorang begitu dalam, hingga kita ingin mengambilnya dari angan-angan, lalu memeluknya erat-erat!

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka; tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain, yang telah terbuka bagi kita.

Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.

Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.

Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum, sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang.

Carilah dia, yang membuat hatimu tersenyum.

Angankan apa yang kita ingin angankan; pergilah kemana kita ingin pergi; jadilah seperti yang kita kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan kita hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang kita ingin lakukan.

Semoga kita punya cukup kebahagiaan untuk membuat diri tersenyum, cukup pencobaan untuk membuat kuat, cukup penderitaan untuk tetap menjadikan diri kita manusiawi, dan cukup pengharapan untuk menjadikan kita bahagia.

Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu; mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.

Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu; kita tidak akan dapat maju dalam hidup hingga kita melepaskan segala kegagalan dan sakit hati.

Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah saat-saat yang indah..

Hidup tidak diukur dengan banyaknya napas yang kita hirup; melainkan dengan saat-saat di mana kita menarik napas bahagia.

First published in Yulie's Friendster Blog on 29 June 2007